Masuki Abad Kedua, Pontren Al-Masturiyah Sukabumi Pelihara “Tiga Tradisi NU”

187

Adapun ketiga tradisi NU yang akan kami pelihara dan dijalankan itu yakni, tradisi keilmuan, tradisi keagamaan dan tradisi kemasyarakatan/budaya

Sukabumi (KANALJABAR) – Memasuki abad kedua Pondok Pesantren (Pontren)  Al-Masturiyah Tipar Cisaat Sukabumi akan memelihara tiga tradisi kaum nahdyin atau Nahdatul Ulama (NU).

patomas

“Adapun ketiga tradisi NU yang akan kami pelihara dan dijalankan itu yakni, tradisi keilmuan, tradisi keagamaan dan tradisi kemasyarakatan/budaya,” ungkap Pimpinan Pontren Al-Masturiyah Cisaat Sukabumi, KH A. Aziz Masthuro kepada Kanaljabar.com usai Peringatan Satu Abad Al-Masturiyah, Kamis (19/3/2020).

Lanjut Azis menambahkan, dalam peringatan satu abad Pontren Al-Masturiyah 1920-2020 ini akan teguh merawat tradisi, merajut inovasi dan menata harmoni. Sebagaimana hal itu, kata Azis, merupakan enam wasiat dari (Alm) Mama Ajengan Masthuro yakni harus bersatu dalam memajukan pesantren, jangan suka menghasut, harus menutupi aib orang lain, harus saling mengasihi, suka memberi dan harus mengikuti garis perjuangan Mama Ajengan Masthuro.

“Keenam wasiat dari (Alm) Mama Ajengan Masthuro tetap dipegang teguh dan dilaksanakan sampai saat ini,” kata Azis menambahkan.

Azis berharap, kepada generasi Pontren Al-Masturiyah selanjutnya harus dapat memelihara tradisi NU, teguh secara tradisi-inovasi-harmoni dan mejalankan enam wasiat Mama Ajengan Masthuro.

“InsyaAllah generasi berikutnya yang akan memasuki abad kedua dapat menjaga amanah,” harap KH. Abdul Aziz Masthuro yang merupakan pimpinan generasi ketiga di Pontren Al-Masturiyah Sukabumi.

Reporter: Dedy

Editor: A.S Nasution

COPYRIGHT©KANALJABAR 2020

 

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!