Korupsi Dana Desa, Kades di Garut Ditahan Kejari

265

Kabupaten Garut (KANALJABAR) – Kepala Desa (Kades) Karyajaya, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, berinisial ES, ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut, Jawa Barat karena diduga melakukan korupsi dana desa (DD) pada 2017 lalu, dengan kerugian keuangan negara mencapai ratusan juta.

“Setelah ditetapkan tersangka beberapa waktu lalu, hari ini dilakukan penahanan sampai 20 hari kedepan atas dugaan korupsi bantuan keuangan desa tahun 2017,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Garut, Sugeng Hariadi kepada wartawan di Garut, Kamis (19/3/2020).

patomas

Lanjut Sugeng, mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, Kades Karyajaya diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana desa dengan membuat laporan proyek fiktif dana desa. Nilainya sebesar Rp400 juta.

“Tolal kerugian Negara sebesar Rp400 juta, dari temuan inspektorat dan temuan kita,” jelas Sugeng.

Masih kata Sugeng, kepala desa dalam melakukan dugaan korupsi tersebut uangnya digunakan untuk kepentingan pribadi.

Akibat perbuatannya, Kades Karyajaya terancam dijerat dengan Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun.

Reporter: R. Maulana

Editor: A.S Nasution

COPYRIGHT©KANALJABAR 2020

 

 

 

 

 

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!