Kades Pasir Jaya Lantik 9 RW dan 23 RT Terpilih

164

Cigombong (KANALJABAR) – Kepala Desa Pasir Jaya, Suhanda Hendrawan resmi melantik 9 Ketua RW dan 23 Ketua RT terpilih untuk masa bakti priode 2020-2026 di Aula Kantor Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Jawa Barat, Rabu (18/03/2020).

“Saya ucapkan selamat kepada ketua RT dan RW yang sudah dilantik. Mudah-mudahan kita bisa bersinergi dan kerjasama dalam memajukan Desa Pasir Jaya,” kata Suhanda kepada wartawan, Rabu (18/03/2020).

patomas

Ia berharap kepada RT dan RW agar selalu sigap dan melaporkan semua bentuk kegiatan yang ada dilingkungan masing-masing.

“Setelah pelantikan ini, kita adakan musyawarah tingkat dusun (Musdus) agar program para RT dan RW dapat seirama dengan pemerintahan desa,” katanya.

Sementara itu, Camat Cigombong yang dalam hal ini diwakili Yedi menyatakan bahwa jabatan RT dan RW tersebut adalah jabatan amanah yang diberikan oleh masyarakat.

“Mengingat jabatan RT dan RW adalah amanah yang diberkan masyarakat kepada Bapak/Ibu. Maka dari itu saya berpesan jagalah amanah ini dengan baik,” pesan Yadi.

Ketua LPM Desa pasir jaya Ade mengucapkan selamat kepada RT dan RW yang baru saja dilantik oleh kepada Desa Pasir Jaya.

“Saya mengucapkan selamat kepada RT dan RW terpilih. Dan, tak lupa dalam kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada ketua RT dan RW yang telah purna bakti. Semoga pengabdian Bapak Ibu selama ini mendapatkan ridho dari Allah SWT,” kata Ade.

Terpisah, Ketua RW 09 yang baru saja dilantik, Dayat menyatakan bahwa jabatan ketua RW maupun jabatan RT, bukanlah jabatan strategis atau jabatan politis.

“Jabatan ini adalah jabatan sosial yang penuh dengan dedikasi dan penuh dengan pengabdiaan,” ujarnya.

“Maka jabatan ketua RW mapun jabatan ketua RT harus bermanfaat bagi masyarakat. Masyarakat harus dijadikan subjek pembangunan kedepan. Bukan untuk di jadikan objek kepentingan pembangunan,” jelasnya.

Kedepan, kata dia, masyarakat harus terlibat aktif baik dalam perencanaan maupun dalam pelaksanaan pembangunan. Dan masyarakat pun harus diikut sertakan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ditingkat wilayahnya.

“Sehingga pembangun itu, merupakan pembangunan partisipasi masyarakat. Dengan selogan dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

“Karna pada prinsipnya, tata kelola kelembagaan kemasyarakatan ini harus dilandasi dengan unsur kebersaman, unsur tranparansi dan unsur akuntabel tentunya. Karna pada hakekatnya, anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) atau anggaran yang masuk kedesa, bukan semata-mata aggaran untuk kepala desa melainkan anggaran untuk masyarakat desa itu sendiri, dan sudah seyogianya anggaran harus dibuka dan transparan dalam penggunaanya,” tandasnya.

Dengan demikian itu, kata dia, tidak ada lagi isu-isu negatif baik terhadap lembaga yang ada di tingkat wilayah maupun lembaga desa itu sendiri.

“Mengingat tugas dan pungsi RT dan RW ditengah- tengah masyarakat sangatlah mulya yaitu, memelihara dan menjaga serta melestarikan nilai-nilai kerukunan, kegotong royongan dan kekeluargaan antara tetangga dan warga dilingkunganya,” tutup Dayat.

Pantauan Kanaljabar.com di lokasi acara tersebut dihadiri oleh unsur Muspika, staf Kecamatan Cigombong, Danramil 2123/Cijeruk, Babinsa, Ketua BPD, Kader, para mantan ketua RW dan ketua RT, Tokoh Masyarakat, sertaTokoh Agama setempat.

Reporter: Agis Mariana/Egi

Editor: A.S Nasution

COPYRIGHT©KANALJABAR 2020

 

 

 

 

 

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!