Ini Visi-Misi Iman Firmansyah Sidiq, Calon Kades ‘Termuda’ di Kabupaten Bandung

1.310

Nagreg, Bandung (KANALJABAR) – Pemilihan kepala desa atau Pilkades serentak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, bakal digelar pada 26 Oktober 2019 mendatang, dan diikuti sebanyak 199 desa, diantaranya adalah Desa Nagreg.

Pesta demokrasi enam tahunan itu bakal seru lantaran masing-masing calon telah menyiapkan visi, misi untuk memikat suara rakyat.

patomas

Sebut saja Iman Firmansyah Sidiq sebagai salah satu kandidat calon Kades Nagreg yang turut serta meraimakan kontestasi Pilkades didesa itu.

Pria lajang atau kandidat calon kades termudah se-Kabupaten Bandung ini menyatakan punya visi, misi, dan program yang tak mengawang-awang untuk disodorkan di Pilkades Nagreg 2019. Karakter visi dan misi konkret seperti ini sudah ia persiapkan jauh sebelumnya.

Hal itu dia ungkapkan dari keterangan tertulis yang diterima Kanaljabar.com di Bogor, pada Kamis (22/08/2019) malam.

Berikut visi, misi Iman Firmansyah Sidiq

VISI:  

Mewujudkan masyarakat yang maju, aman, cerdas, sehat serta religius

 MISI:

  1. Menciptakan kondisi masyarakat yang Cerdas, Aman, Tertib, Guyub, Rukun dalam kehidupan bermasyarakat dengan berpegang teguh pada prinsip-prinsip agama dan budaya yang ada.
  2. Memberdayakan potensi potensi yang ada di masyarakat yang meliputi:
  3. Pemberdayaan SDM terutama perempuan dan karang taruna
  4. Pemberdayaan SDA dan Pemberdayaan ekonomi kerakyatan
  5. Mengoptimalkan penyelenggaraan Pemerintah Desa meliputi:
  6. Pemerintah yang transparan, adil, cepat, tepat, dan benar
  7. Pelaksanaan pembangunan Desa yang berkesinambungan dan mengedepankan musyawarah dan gotong royong masyarakat.

“Inilah rencana program kerja, bila saya terpilih menjadi Kepala Desa Nagreg Periode 2019-2025. Dan ini cukup mengikat di misi yang saya utarakan yaitu memberdayakan potensi potensi putra daerah terbaik dan berprestasi dalam peran serta bersama membangun Desa Nagreg yang Maju,” ungkap calon kades muda, cerdas serta visioner ini.

Ia berujar, Sumber Daya Masyarakat (SDM) adalah hal yang sangat Penting untuk di perhatikan dan di serap diwilayah Desa Nagreg guna berkontribusi untuk kemajuan desa.

“Semua elemen-elemen potensial akan saya rangkul guna mewujudkan pemerintahan yang efektif yaitu melayani masyarakat secara transparan, adil, cepat, tepat dan benar,” katanya menambahkan.

“Termasuk dibidang ekonomi, saya akan memanfaatkan SDA yang terpaku dalam ekonomi kerakyatan. Hal ini akan saya diwujudkan melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) sebagai salah satu faktor ketahanan ekonomi masyarakat dalam bentuk usaha simpan pinjam berjenjang dengan anggunan yang ringan serta persyaratan yang mudah di penuhi masyarakat yang diperkuat dengan keanggotan Bumdes yang akan diwakili oleh tiap-tiap RW yang ada di Kecamatan Nagreg,” papar Iman.

“Dan itu, tentu juga harus didukung oleh lembaga lembaga yang ada di desa Nagreg seperti BPD, LPMD dan para perangkat desa, guna mewujudkan program yang sinergis dan terstruktur, juga disertai dengan pembatasan para pengusaha simpan pinjam yang mempunyai sistem bunga tinggi termasuk verifikasi para pengusaha simpan pinjam yang ada di wilayah Desa Nagreg,” tandasnya.

Selanjutnya, mengenai legalitas dan keabsahan perusahaan tersebut, kata Imam, tentu dengan di perkuat oleh regulasi peraturan desa (Perdes) tentang pengusaha dan perusahaan yang bergerak dibidang simpan pinjam. Di samping itu, juga akan mengoptimalkan aset-aset desa seperti pemanfaatan tanah carik desa serta mengoptimalkan pemasukan dari para perusahaan dan pengusaha di wilayah Desa Nagreg seperti Alfa Mart dan Indo Maret untuk di jadikan pendapatan desa hingga tersampaikan ke masyarakat dalam bentuk infrastruktur atau pemanfaatan pemberdayaan masyarakat yang tepat guna.

Kemudian dibidang sosial keagamaan, sambung Imam, Pemerintah Desa Nagreg akan memberikan insentif kepada guru-guru Paud, Ustadz dan Ustadazah pengajar mesjid yang ada di wilayah Desa Nagreg.

“Ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan dari saya karena mereka telah mendidik generasi-kami menjadi berahlaq. Disamping itu juga akan mengoptimalkan peran MUI Desa Nagreg terhadap generasi generasi milenial dengan memberikan program di mesjid-mesjid serta tempat-tempat pendidikan dengan kegiatan-kegiatan positif dan islami guna mewujudkan program memakmurkan mesjid sebagai salah satu upaya mengarahkan para pemuda pemudi dan generasi yang ada di Desa Nagreg yang telah terkontaminasi oleh Informasi Teknologi Eletronik (ITE) secara berlebihan seperti game on line dan media sosial (Medsos) yang makin tidak terkontrol,” ucapnya.

Dan seterusnya dibidang sosial, ia akan menggerakan kembali sikap gotong royong masyarakat, dengan melakukan pendekatan emosional langsung antara pemerintah dan masyarakat hingga terjalin ke akraban dan kebersamaan yang akan berbuah gotong royong.

“Kalau dibidang kesehatan saya akan mengoptimalkan kembali Puskesmas desa serta menyediakan kendaraan Ambulance gratis untuk memudahkan masyarakat dalam menjangkau Rumah Sakit dalam hal pertolongan pertama,” tegasnya.

“Dan dibidang sosial saya akan memikirkan dan mencari solusi untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) buat warga masyarakat Desa Nagreg mengingat lahan pemakaman umum yang semakin sempit,” tutup Iman.

Reporter: Tandy Rustandi

Editor: A.S Nasution

COPYRIGHT © KANALJABAR 2019

 

 

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!