Disdukcapil Lakukan Pengecekan Biometrik ke Warga Binaan

138

CIBINONG, BOGOR – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor melakukan pengecekan biometrik sekaligus perekaman kartu tanda penduduk (e-KTP) di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepala Seksi Penyajian Pengelolaan Data Kependudukan (PPDK) pada Bidang Pengelolaaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kabupaten Bogor, Tatik Yuswanti mengatakan pengecekan biometrik dan perekaman e-KTP tersebut dilakukan atas kerja sama Disdukcapil dangan kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Gunung Sindur, Lembaga Pemasyarakatan Pondok Rajek dan kepala Rumah Tanahan (Rutan) Kelas II B Sentul, Bogor, agar para warga binaan (Wabin) di tempat ini tidak kehilangan hak politiknya pada saat Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 nanti dan mendapatkan haknya memiliki identitas diri sebagai warga Negara Indonesia.

patomas

“Kami telah melakukan pengecekan biometrik dan perekaman e-KTP kepada wabin atas permintaan kepala Lapas masing-masing, siapa saja diantara mereka yang sudah memiliki e-KTP atau yang baru sebatas perekaman, atau belum sama sekali,” ujar Tatik Yuswanti kepada Kanaljabar.com di kantornya, Jum’at (02/01/2019) sore.

Semisal kata dia, pengecekan biometrik kepada wabin di Lapas Sentul, terdapat 17 orang. Namun untuk lebih spesifiknya belum selesai dilakukan perekapannya.

Selain di Lapas Sentul, lanjut dia, pihaknya juga melakukan pengecekan di Lapas Pondok Rajek.

“Di Lapas Pondok Rajek terdapat 509 wabin asal Bogor yang sudah memiliki e-KTP dan 485 wabin lainnya berasal dari luar daerah. Sedangkan 8 orang diantaranya dilakukan perekaman ditempat serta 68 wabin lainya sudah melalui proses perekaman,” ulasnya.

Ia menyebutkan, 153 wabin di tempat tersebut tidak ditemukan biodatanya.

“Dan 10 wabin dari luar daerah belum di laukakn perekaman data,” sebut dia.

Sementara, kata dia, di Rutan Gunung Sindur pihaknya mendapatkan 3 wabin asal Bogor dan 145 wabin dari luar daerah masing-masing sudah memiliki e-KTP.

“Ada 7 wabin di Lapas ini yang biodatanya tidak kami temukan dan 7 orang sudah melakukan perekaman serta 7 wabin lainya belum melakukan perekaman,” papar Tatik.

Selanjutnya, kata dia, di Lapas Sentul masih dalam tahap perekapan.

“Termasuk di Lapas Gunung Sindur pun masih dalam tahap perekaman,” tandasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Seksi Identitas pada Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Endah Handayani mengatakan, untuk pengecekan maupun perekaman e-KTP tersebut tergantung kepada permintaan dari kepala Lapas masing-masing.

“Untuk pelayanan pengecekan data kependudukan di Lapas atau pun di Rutan tergantung permintaan dari masing-masing kepala Lapas maupun Rutan,” kata Endah.

Repoter: Wandona

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!