Dinyatakan Sembuh, Dua Orang PDP Asal Depok Dipulangkan

168

Kota Depok (KANALJABAR) – Dua warga Kota Depok yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pemantauan (PDP) virus Corona (Covid-19) telah dipulangkan setelah dinyatakan sembuh oleh Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta, Jum’at (13/03/2020).

Proses pemulangan dilakukan langsung  oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sidik Mulyono, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Novarita dan Camat Sukmajaya, Tito Ahmad Riyadi.

patomas

“Alhamdulillah, pasien 01 dan 03 sudah dinyatakan sehat dan Pak Wali Kota langsung memerintahkan Dinas Kesehatan menjemput pasien. Malam ini kami langsung serahkan keduanya kepada pihak keluarga yang diwakili ketua RT setempat,” tutur Sidik usai proses pemulangan PDP ke kediamannya, Jumat (13/03/20) malam.

Sidik menyebut, Pemkot Depok akan terus memberikan perhatian kepada pasien dan keluarganya serta warga setempat. Termasuk menggelar berbagai kegiatan di akhir pekan guna memberi ketenangan kepada warga.

“Pemkot Depok sangat memberikan perhatian dan pelayanannya kepada warganya. Termasuk pasien beserta keluarga dan warga sekitar,” ujar Sidik.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita menambahkan, walaupun telah dinyatakan sembuh, pasien 01 dan 03 tetap akan dipantau kesehatannya selama tujuh hari. Mereka juga diminta membatasi aktivitas di luar rumah bersama warga setempat untuk sementara.

“Mereka akan dipantau oleh petugas Puskesmas yang mendirikan posko kesehatan di sini. Pesan dari RSPI Sulianti Saroso, keduanya masih harus menggunakan masker saat beraktifitas dan berinteraksi dengan warga,” jelasnya.

Dia juga mengimbau agar pasien 01 dan 03 juga tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Termasuk mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, serta mengurangi interaksi dengan warga.

“Mudah-mudahan selama sepekan ke depan keduanya bisa kembali beraktifitas seperti semula,” pungkas Novarita. (*)

Editor: A.S Nasution

COPYRIGHT©KANALJABAR 2020

 

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!