Senator DPD RI Minta Konglomerat Jangan Diam Terkait Covid-19

162

Jakarta (KANALJABAR) – Senator DPD RI asal Aceh, Fachrul Razi, yang menjabat sebagai pimpinan Komite I DPD RI sangat menaruh perhatian terhadap perkembangan pandemic Virus Corona. Senator yang juga menjabat Sekretaris Jenderal PPWI itu menyampaikan bahwa ia minta kepada para kolongmerat dan orang kaya di negeri ini untuk menyumbangkan hartanya bagi penanggulangan bencana nasional wabah Covid-19 yang sedang dihadapi bangsa ini.

Hal tersebut disampaikan Fachrul sebagai responnya melihat kondisi negara yang semakin parah dijangkiti wabah Virus Corona. Senator Fachrul Razi juga mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan dan mengkritik kebijakan pemerintah serta pihak-pihak yang tidak pro terhadap situasi dan kondisi bangsa, termasuk kolongmerat yang menimbun harta disaat kondisi darurat seperti sekarang ini.

patomas

Sebagaimana diketahui, kata dia, Covid-19 yang bermulai dari Wuhan, China, telah menyebar luas di ke seluruh negara, tak terkecuali Indonesia. Kondisi itu telah membuat panik semua pihak, termasuk orang orang yang memiliki kekayaan lebih.

“Virus Corona sudah tiba di Indonesia. Orang-orang kaya memborong makanan, obat-obatan dan masker, seolah olah minggu depan akan kiamat. Sedangkan pekerja keras tetap berusaha, tanpa pelindung diri dari Corona, setiap hari mereka bergelut dengan hidup, bagi mereka kematian dan kehidupan sudah ada yang mengatur,” kata Fachrul Razi dalam pesan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/03/2020).

Melawan Corona itu, lanjut Fachrul di butuh solidaritas dari semua elemen masyarakat.

“Sebab, orang kaya yang menimbun barang-baran sembako dan lain-lain itu juga tidak bakalan bisa menghindari serangan virus ini,” imbuh Fachrul.

Untuk itu, ungkap Fachrul, sebaiknya semua orang kaya dan berkelebihan, perlu menjungjung tinggi solidaritas terhadap sesama anak bangsa, bergandeng tangan menghadapi dan mengatasi bencana dunia ini.

“Saya minta orang kaya di republik ini jangan diam. Ayo bersolidaritas untuk melawan penyebaran virus corona,” pinta Fachrul.

Ia menerangkan, konglomerat di berbagai negara sudah mulai mengucurkan hartanya untuk meredam imbas virus corona. Lonjakan jumlah kasus yang disebabkan oleh virus ini mendorong para orang kaya ini jadi dermawan dan ikut serta dalam aksi penyembuhan wabah ini.

Dikutip dari detikcom, mengutip Forbes pada Kamis (30/1/2020), Yayasan Bill Gates dan Melinda Gates telah menyumbangkan US$ 10 juta atau sekitar Rp 140 milyar (dalam kurs Rp 14 ribu) untuk membantu pasien-pasien di China dan Afrika. Termasuk US$ 5 juta atau Rp 70 milyar untuk kerja sama internasional, perawatan, dan pengembangan vaksin.

Sementara pendiri Alibaba sekaligus orang terkaya kedua di China, Jack Ma, dilaporkan menjanjikan US$ 14 juta atau sekitar Rp 196 miliar untuk upaya mengembangkan vaksin coronavirus melalui Jack Ma Foundation.

Update informasi corona di seluruh dunia, pada Selasa (17/3/2020) pukul 10.10 WIB, angka penderita yang terinfeksi Covid-19 mencapai 182.605 orang di 162 negara dan satu alat angkut internasional (kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama, Jepang). Sementara itu, di dalam negeri, hingga Senin (16/3/2020) malam, jumlah pasien positif corona yang sudah dikonfirmasi pemerintah Indonesia adalah 134 orang.

Editor: A.S Nasution

COPYRIGHT©KANALJABAR 2020

 

 

 

 

 

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!