Camat Citeureup Keluhkan Minimnya Sarana Pendidikan Khususnya SMK Negeri

166

CITEUREUP, BOGOR – Berbagai permasalahan sosial masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Citeureup terserap oleh jajaran Muspida Kabupaten Bogor melalui giat Rebo Keliling (Boling) Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Hj. Ade Yasin – H. Iwan Setiawan yang di gelar di halam Kantor Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (30/01/2019).

Terdapat beberapa point penting berdasarkan usulan warga masyarakat Kecamatan Citeureup dengan Moderator Camat Citeureup dan secara langsung di jawab oleh Bupati Kabupaten Bogor, Hj.Ade Yasin.

patomas

“Wilayah Kecamatan Citeureup adalah tergolong wilayah perkotaan, tentunya usulan-usulan yang di sampaikan, sesuai dengan kebutuhan,” ujar Camat Citeureup, Asep Mulyana kepada Kanaljabar.com usai acara itu.

“Penanganan sampah, fasilitas penanganan sampah perlu pembaharuan, penanganan pedagang kaki lima (PKL), penanganan sungai-sungai yang ada di wilayah Citereup yang berpotensi banjir serta perbaikan drainase di sepanjang jalan,” katanya menambahkan.

Selain itu, Asep juga mengemukakan aspek yang paling penting di perhatikan yakni kurangnya fasilitas pendidikan pada tingkat menengah atas, khususnya kejuruan.

“Di Kecamatan Citeureup baru ada satu SMK Negeri, jadi semestinya ada penambahan,” harapnya.

Sementara itu, tak ketinggalan, Kepala Desa (kades) Citeureup, Gugun Wiguna turut berharap akan ketegasan pemerintah pusat dan daerah untuk lebih ‘meninjau’ kondisi khususnya di Desa Citereup.

“Terkait PKL, yang seharusnya di tertibkan serta bangunan-bangunan liar yang berdiri oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, karena salah satu aspek penciri keberhasilan seorang pemimpin adalah ‘tata kelola kota’nya,” tegas Gugun.

Reporter : Wandona

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!