Ade Yasin: Perekonomian Kabupaten Bogor Tumbuh 6,2 Persen

125

CIBINONG, BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin merinci hasil-hasil pembangunan pada masa bhakti Bupati Bogor tahun 2013-2018 telah memberikan andil yang cukup besar bagi laju pembangunan di Kabupaten Bogor.

“Perekonomian Kabupaten Bogor tumbuh hingga mencapai angka 6,2 persen atau naik sebesar 0,01 persen dari tahun sebelumnya. Demikian pula dengan nilai PDRB atas harga berlaku yang mencapai 221,55 Trilyun Rupiah, naik 19,62 Trilyun Rupiah dari tahun sebelumnya,” puji Ade Yasin pada saat upacara Hari Jadi Bogor yang ke 537 di halaman Tegar Beriman Cibinong Rabu (12/6/2019).

Disisi lain, lanjut dia, penanganan kemiskinan pun melalui  berbagai sektor telah berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 7,14 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 8,57 persen. pengangguran di tahun 2018 mencapai angka 9,08 persen, turun sebesar 0,47 persen dari tahun 2017 yang mencapai 9,55 persen.

“Sampai dengan tahun 2018, penduduk Kabupaten Bogor tumbuh menjadi 5,84 juta jiwa, naik sebesar 2,2 persen dari tahun 2017 yang mencapai 5,71 juta jiwa, meskipun secara laju, Pemerintah Kabupaten Bogor telah berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk sebesar 0,06 persen,” kata Ade menambahkan.

Ia pun bertekad pada masa bakti tahun 2018 – 2023 untuk membawa Kabupaten Bogor terus maju dan berkembang ke arah yang lebih baik, terutama dengan melaksanakan visi dan misi yang ditetapkan dalam Peraturan Daerah tentang rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bogor tahun 2018-2023.

“Dalam hal ini, upaya memajukan Kabupaten Bogor harus tercermin dari visi mewujudkan Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban. Maju memiliki makna bahwa perolehan pembangunan Kabupaten Bogor memiliki laju yang masif, bisa menandingi laju pencapaian pembangunan di tingkat jawa barat maupun Nasional,” terangnya.

Adapun nyaman menurut Ade memiliki makna bahwa Kabupaten Bogor dapat menjadi Kabupaten yang nyaman untuk beraktifitas, nyaman sebagai hunian dan ramah untuk berinvestasi, dan berkeadaban memiliki makna bahwa masyarakat Kabupaten Bogor senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan melestariakan budaya, menjadi parameter di Indonesia sebagai wilayah yang mampu menjadi simbol masyarakat Indonesia yang ramah, toleran dan berakhlakul karimah.

“Untuk mewujudkan visi ini serta sejalan dengan tema Hari Jadi Bogor tahun ini, yakni  dengan semangat pancakarsa, kita wujudkan Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban. Saya meminta dukungan semua elemen masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk membumikan program-program pancakarsa, dengan semangat dan tujuan agar masyarakat Kabupaten Bogor cerdas, sehat, maju, membangun, dan berkeadaban guna menjamin tercapainya tujuan tersebut. Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan 32 indikator yang dapat digunakan untuk mengukur berapa besar keberhasilan program-program pancakarsa yang telah dicanangkan tersebut dalam seluruh sektor pembangunan,” paparnya.

Ia juga menuturkan pembangunan daerah Kabupaten Bogor harus terus dilaksanakan dan ditingkatkan dengan kualitas dan kuantitas yang lebih baik, terutama dalam upaya menekan pertumbuhan penduduk, menurunkan angka kemiskinan  dan tingkat pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dengan seluruh potensi dan peluang yang dimiliki.

“Kita akan mampu mewujudkan Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban. dalam lima tahun ke depan, insya Allah pemerintah Kabupaten Bogor akan berupaya mencerdaskan dan membuka kesempatan kepada seluruh masyarakat usia sekolah untuk bersekolah tanpa kendala dan memberikan jaminan pelayanan kesehatan tanpa pandang bulu kepada seluruh masyarakat, terutama bagi masyarakat miskin,” pungkasnya.

“Kami juga akan membantu membuka dan mencarikan lapangan kerja untuk mengurangi jumlah masyarakat miskin melalui aktivitas ekonomi berbasis masyarakat dalam bingkai pengembangan sport and tourism, akan membuka akses jalan dan transportasi umum yang baik dan berkualitas untuk mendukung perputaran roda perekonomian masyarakat, serta membangun banyak ruang publik untuk masyarakat dan mempercantik kota guna meminimalisir kawasan kumuh,” jelasnya.

“Mari kita dukung bersama seluruh program pancakarsa, karena pada hakikatnya pembangunan daerah kabupaten bogor dilaksanakan oleh kita dari kita dan untuk kita, dengan bersinergi, bekerja keras dan bekerja cerdas,” ajak Ade.

Selanjutnya, ia mengatakan, mengingat pada kesempatan peringatan Hari Jadi Bogor tahun ini terdapat 43 orang penerima anugrah tegar beriman awards yang terdiri atas aparatur sipil negara, aparatur militer dan kepolisian serta masyarakat umum.

“Saya mengucapkan selamat, disertai harapan  semoga penghargaan tersebut menjadi sumber motivasi untuk terus berkarya dan berprestasi dalam bidangnya masing-masing dengan tujuan utama meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan mendorong kemajuan pembangunan Kabupaten Bogor secara menyeluruh,” tandasnya.

Reporter: Wandona

Editor: A.S Nasution

COPYRIGHT © KANALJABAR 2019

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!